QMB (PT QMB New Energy Materials) di Indonesia didirikan melalui kerja sama sejumlah perusahaan internasional, yaitu perusahaan Tiongkok GEM (63%), Tsingshan (10%), Brunp (anggota CATL, 10%), EcoPro dari Korea Selatan (9%), dan Hanwa dari Jepang (8%). Perusahaan ini berfokus pada produksi bahan baku energi baru, seperti nikel, kobalt, dan mangan, yang diolah secara langsung dari bijih nikel laterit. QMB mendukung pengembangan industri sumber daya nikel dengan konsep integrasi dari bijih nikel laterit hingga pemurnian bahan baku baterai, serta menyediakan bahan baku nikel–kobalt–mangan yang ramah lingkungan, rendah karbon, dan berkelanjutan bagi industri baterai energi baru global.






Perusahaan berlokasi di Indonesia Morowali Industri Park (IMIP), Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Republik Indonesia, dengan luas area sekitar 1.070 mu dan total rencana investasi hampir mencapai USD1,6 miliar. Saat ini, proyek telah rampung dengan total kapasitas produksi tahunan mixed hydroxide precipitate (MHP) nikel–kobalt sebesar 96.000 ton, yang terdiri atas tahap pertama dengan kapasitas 30.000 ton per tahun dan tahap kedua dengan kapasitas tambahan 66.000 ton per tahun, sehingga seluruh fasilitas telah beroperasi sesuai dengan kapasitas terpasang.

Proyek ini dirancang dengan pendekatan terintegrasi yang mengedepankan efisiensi proses dan keberlanjutan lingkungan, serta menerapkan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) generasi terbaru untuk mengolah bijih nikel laterit berkadar rendah (0,8–1,4% nikel) yang tidak dapat diolah melalui proses pirometalurgi, seperti rute RKEF dan nikel matte berkadar tinggi. Proses ini menghasilkan produk antara berupa (MHP) nikel–kobalt serta kristal sulfat nikel–kobalt–mangan berkadar tinggi. Pendekatan tersebut memungkinkan pemanfaatan unsur nikel, kobalt, dan mangan secara lebih optimal dari bijih nikel laterit berkadar rendah, sekaligus mendukung efisiensi penggunaan sumber daya mineral. Dibandingkan dengan proses pirometalurgi, teknologi HPAL memiliki tingkat emisi yang lebih rendah sehingga lebih ramah lingkungan dan rendah karbon.

Dalam operasionalnya, proyek ini menerapkan sistem pengelolaan air limbah, emisi gas, dan residu limbah sesuai dengan ketentuan lingkungan yang berlaku, serta mendorong praktik daur ulang, efisiensi energi, dan pengurangan emisi. Prinsip produksi bersih diterapkan di seluruh tahapan proses untuk mendukung pembangunan fasilitas pengolahan sumber daya nikel yang berorientasi pada keberlanjutan. Proyek ini juga memperoleh pengakuan dari Pemerintah Indonesia sebagai salah satu proyek strategis nasional.

Perusahaan juga telah membangun museum industri sumber daya nikel di Indonesia. Museum ini menyajikan perjalanan historis unsur ke-28 pada tabel periodik, yaitu nikel, mulai dari pemanfaatan awal dalam bentuk koin nikel hingga perannya dalam mendukung perkembangan kendaraan energi baru. Melalui penyajian tersebut, museum ini menggambarkan dinamika elektrifikasi di Indonesia serta perkembangan energi baru di tingkat global.

Perusahaan mengadopsi pendekatan pengembangan industri yang mengintegrasikan aspek operasional, lingkungan, dan sosial, dengan memanfaatkan bahan baku mineral yang dikelola secara bertanggung jawab. Nilai-nilai ESG diterapkan sebagai bagian dari tata kelola perusahaan untuk mendorong produksi yang lebih berkelanjutan, pengembangan produk ramah lingkungan, serta pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan.




Shareholder Introduction
  • Konsep Pengembangan

    Integrasi bijih nikel laterit hingga pemurnian material baterai dan produksi baterai.

  • Konsep Desain

    Hijau, Cermat, dan Berwawasan Ekologis.

  • Nilai Visi

    Integrasi budaya, tumbuh bersama Indonesia

Tata Letak Kapasitas

Kapasitas Desain
Total kapasitas desain direncanakan melebihi 100.000 ton, yang mencakup 73.000 ton logam nikel, 7.000 ton logam kobalt, dan 10.000 ton logam mangan. Selain itu, fasilitas ini juga memproduksi kristal nikel sulfat kemurnian tinggi, kristal kobalt, serta kristal asam sulfat sebagai bahan baku energi baru, dengan rencana pengembangan lanjutan pada material prekursor terner.


Status Produksi
Tahap pertama proyek dengan kapasitas produksi 30.000 ton logam nikel per tahun telah selesai dan mulai beroperasi pada 26 September 2022.


Rencana utama
Socials

MainBusiness · CentralScroll · InforSettings2 ·

Pengenalan GEM Guangdong ICP No. 11096806-1©2008-2021 GEM Co., Ltd. All rights reserved

Hubungi Kami

Alamat:Sopo Del Tower A Lantai 22 Unit A, Jalan Mega Kuningan Barat 3 Lot 10.1-6 Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950

Telepon:+62-2150806594

Follow Kami

Scan Kode QR

MainBusiness · CentralScroll · InforSettings2 · Pengenalan GEM Guangdong ICP No. 11096806-1©2008-2021 GEM Co., Ltd. All rights reserved