PT QMB New Energy Materials Indonesia berlokasi di Kawasan Industri Morowali Indonesia (IMIP), Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Perusahaan ini didirikan bersama oleh GEM Co., Ltd. dari Tiongkok (55%), Tsingshan (10%), entitas yang dikendalikan Brunp/CATL (10%), ECOPRO BM dari Korea Selatan (9%), Hanwa Co., Ltd. dari Jepang (8%), dan Yibin Libao (8%). Perusahaan ini berkomitmen untuk mewujudkan visi industri "Memasukkan bijih nikel laterit dan menghasilkan material baterai canggih," menghadirkan nikel hijau dan material baterai untuk industri baterai global.







Kawasan industri ini mencakup area seluas 106 hektar dengan total investasi sebesar USD 3,7 miliar. Kapasitas produksi tahunannya adalah 150.000 ton logam nikel di MHP, 30.000 ton (kandungan logam) kristal nikel-kobalt-mangan sulfat, 30.000 ton nikel elektrolitik, 50.000 ton prekursor terner nikel ultra-tinggi, 30.000 ton material katoda terner, dan 100.000 ton produk mangan (mangan sulfat dan mangan elektrolitik).


Kawasan industri ini telah membangun rantai industri terintegrasi yang lengkap, mulai dari bijih nikel laterit hingga MHP → kristal nikel sulfat → nikel elektrolitik → prekursor terner → material katoda terner, dengan total nilai produksi tahunan melebihi USD 4 miliar.


Jalur produksi nikel MHP 150.000 ton (kandungan logam) kini beroperasi dengan sukses. Dengan memanfaatkan teknologi hidrometalurgi HPAL (High Pressure Acid Leach) yang sudah matang, proyek ini telah menjadi contoh sukses yang representatif dalam industri nikel laterit. Penerapan reaktor autoklaf suhu tinggi dan tekanan tinggi berkapasitas 1.168 meter kubik juga telah menetapkan standar bagi industri ini. Saat ini, lini produksi berada di antara yang terdepan di dunia dalam hal efisiensi input-output, kualitas produk, dan kinerja ekonomi.


Proyek kristal nikel-kobalt-mangan sulfat 30.000 ton dan proyek prekursor terner 50.000 ton telah selesai dan dioperasikan. Proyek nikel elektrolitik 30.000 ton mulai berproduksi pada September 2025, sementara proyek material katoda ternary 30.000 ton dijadwalkan mulai berproduksi pada Desember 2025.


Sebagai bagian dari inisiatif ESG taman industri ini, proyek MHP 40.000 ton telah dikembangkan bersama oleh MDK dan GEM, yang dipimpin oleh perusahaan lokal Indonesia. Proyek ini mulai beroperasi pada Desember 2024, mencapai rekor global hanya 12 bulan dari penandatanganan kontrak hingga pengoperasian.


Dipandu oleh filosofi desain "Teknologi + Kecerdasan + Pembangunan Hijau," proyek ini mengadopsi teknologi hidrometalurgi HPAL untuk memproses bijih nikel laterit berkualitas rendah (kandungan nikel 0,8–1,2%) yang tidak cocok untuk jalur pirometalurgi seperti RKEF dan proses tiup katup samping. Fasilitas ini menghasilkan produk antara nikel-kobalt-mangan hidroksida (MHP), kristal nikel-kobalt-mangan sulfat dengan kemurnian tinggi, dan material prekursor terner, mencapai pemulihan nikel, kobalt, dan mangan lebih dari 95% dari bijih bermutu rendah.


Proses ini secara signifikan menghemat sumber daya nikel, kobalt, dan mangan, dengan emisi karbon hanya 10% dari proses pirometalurgi, menjadikan kawasan industri ini sebagai fasilitas nikel hidrometalurgi HPAL hijau terkemuka di dunia.


Dengan visi “Perpaduan Budaya, Tumbuh Bersama Indonesia,” Kawasan industri ini terus membangun tolok ukur ESG global, termasuk pendirian pusat teknik HPAL nikel laterit kelas dunia dan museum industri nikel kelas dunia. Kawasan industri ini berdedikasi untuk mempromosikan pengembangan sinergis antara industri dan nilai sosial, mendukung elektrifikasi dan transisi energi Indonesia.


Semoga kita menari bersama nikel dan bergerak menuju masa depan yang hijau!




Shareholder Introduction
  • Konsep Pengembangan

    Integrasi bijih nikel laterit hingga pemurnian material baterai dan produksi baterai.

  • Konsep Desain

    Hijau, Cermat, dan Berwawasan Ekologis.

  • Nilai Visi

    Integrasi budaya, tumbuh bersama Indonesia

Tata Letak Kapasitas

Kapasitas Desain
Total kapasitas desain direncanakan melebihi 100.000 ton, yang mencakup 73.000 ton logam nikel, 7.000 ton logam kobalt, dan 10.000 ton logam mangan. Selain itu, fasilitas ini juga memproduksi kristal nikel sulfat kemurnian tinggi, kristal kobalt, serta kristal asam sulfat sebagai bahan baku energi baru, dengan rencana pengembangan lanjutan pada material prekursor terner.


Status Produksi
Tahap pertama proyek dengan kapasitas produksi 30.000 ton logam nikel per tahun telah selesai dan mulai beroperasi pada 26 September 2022.



Rencana utama
Socials

MainBusiness · CentralScroll · InforSettings2 ·

Pengenalan GEM Guangdong ICP No. 11096806-1©2008-2021 GEM Co., Ltd. All rights reserved

Hubungi Kami

Alamat:Sopo Del Tower A Lantai 22 Unit A, Jalan Mega Kuningan Barat 3 Lot 10.1-6 Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950

Telepon:+62-2150806594

Follow Kami

Scan Kode QR

MainBusiness · CentralScroll · InforSettings2 · Pengenalan GEM Guangdong ICP No. 11096806-1©2008-2021 GEM Co., Ltd. All rights reserved